Komunikasi Produktif dengan Pasangan

Family Forum

Pada Tgl. 04 sept 2018, kami sekeluarga mengadakan Family forum. Anggota nya cuma Suami dan anak aja. Haha..

Di Family forum itu aku jelasin materi tentang Komunikasi Produktif. Dan wow... ternyata Suami excited sekaleeeeeh. Beliau bilang sangat tertarik dan memuji habis-habisan Materi IP ini. Luar biasa. Dan kita sepakat untuk sama-sama belajar Komunikasi yang produktif, yang baik, yang ga pake urat. Hahaha..

Jadi sekarang, suami ikut tantangan juga nih.. seruuuuu dan Amazing!




Yuhuuu... Ga mau dong materi kemarin yang udah di bahas cuma ikut lewat aja di otak. Hari ini aku mulai mengaplikasi kaidah clear and clarify, 7-38-55 dan intensity of eye contact. Aseeek... Biasanya nih cara kita berkomunikasi itu ya seadanya aja. Semengalirnya sifat kita. Dan memang jadi banyak salah paham dan tarik urat. Anak yang jadi korban karena lihat kita komunikasi saling menahan Ego. Udah kaya cobra sama cobra deh. 

Kami sama-sama pekerja publik, setiap sore otomatis pekerjaan domestik menumpuk. Rumah berantakan. Biasanya nih yaaa nalar ku itu rendah. Emosi naik. Sebabnya karena pulang kerja pengennya langsung main sama anak, kangen banget! Tapi apa daya pekerjaan domestik harus di kerjakan. Suami selalu ambil bagian "Aku main sama anak-anak ya". Heloooo paaaaak aku juga kangen anak-anak tau. Pengen main juga. Tapi mereka harus mandi, harus makan sore, dll. Arrrgggg....

Atur nafas..sadar diri.. ingattttt "aku dan kamu berbeda" kita lahir dari orangtua berbeda, lingkungan berbeda, pendidikan dan pengalaman berbeda. Sadar diri bahwa sudut pandang kita juga pasti akan berbeda. Ga ada gunanya kalau cuma mengandalkan emosi. Fokus cari solusi.

Baiklan mulai selesaikan pekerjaan domestik inti dan mendesak (Siapin makan dan mandiin anak2). Sementara anak-anak main sama ayah. Setelah itu Mulailah bicara pelan, intonasi suara lembut, gestur yg baik dan eye contact (sambil leyeh-leyeh manja sedikit) . Haha.. 

"Ayah..ibu kan udah selesai nih beresin rumah, mandiin anak-anak, siapin makan juga udah, sekarang giliran ibu yg main sama anak-anak yaaa" . Suami kayanya langsung melting deh liat aku bersikap "manis" (biasanya asem) haha..
"boleh ibu sayang" katanya gitu..
Ko seneng banget ya aku. Haha..
"Tapi ayah, ibu masih ada 1 kerjaan yg belum selesai, cuci piring, gimana ya.. apa ayah mau bantu?"(eye contact, suara lembut)
"boleh bu sayang" (suami menjawab lembut juga)
.
(yesssss mission completed)

Ternyata komunikasi yg produktif itu memang perlu latihan ya. Duh jadi ketagihan. Semoga tetap konsisten bisa menahan emosi. Aminnnn

Komentar

Postingan Populer