Ketika Anak Bertanya
*Kenapa Perempuan Memiliki Payudara?*
Suatu hari ketika liburan dan menginap di sebuah hotel bunda Ana dan putranya Fadli yang berusia 5 tahun naik ke sebuah lift bersama beberapa tamu lain. Di dalam lift yang berisi tamu laki-laki dan perempuan Fadli tampak memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Lalu tiba-tiba Fadli bertanya kepada Ibunya
Fadli : Bunda kenapa dada perempuan besar dan dada laki-laki rata?
Bunda Ana agak terkejut dan sedikit malu mendengar pertanyaan Fadli. Namun dengan tenang bunda Ana menjelaskan kepada Fadli.
Bunda Ana : Itu karena perempuan memiliki payudara sedangkan laki-laki tidak. Payudara terdiri dari jaringan lemak, pembuluh darah, dan saluran susu. Perempuan memiliki payudara karena suatu saat seorang perempuan akan hamil dan mempunyai bayi dan harus menyusui bayinya .
Sampai tiba di lantai 4 Bunda Ana dan Fadli sudah sampai di lantai tempat kamar hotelnya berada dan bersiap keluar. Para penumpang lift yang mendengar penjelasan bunda Ana terlihat kagum dengan penjelasan bunda Ana.
Bunda2 pernahkah berada disuatu kondisi seperti ini?
Tidak apa-apa yang bund anak2 memang sedang senang mengeksplor sesuatu itu sangat normal
*Kenapa anak banyak bertanya?*
Setiap orang tua pasti pernah merasakan masa-masa ketika anaknya senang bertanya. Bertanya- tentang hal apa saja, yang anaknya ingin tanyakan. Bila jawaban yang diperoleh dirasa belum puas maka anak akan terus bertanya sampai ia benar-benar merasa puas. Adakalanya orangtua merasa kesal, tidak sabar bahkan bisa memarahi anak kalau anaknya bolak-balik bertanya. Atau ada juga yang bilang kalau anaknya itu cerewet atau bawel.
Proses bertanya merupakan fitrah bagi kehidupan seorang anak. Hal ini dikarenakan pada masa pertumbuhannya, sel-sel neuron otak anak tidak begitu saja menelan setiap informasi. Dia selalu mempertanyakan sebelum disimpan lekat dalam file memorinya.
Anak yang banyak bertanya sebetulnya karena ia memiliki segudang rasa keingintahuan tinggi akan berbagai hal. Pada masa ini perkembangan otaknya sangat pesat. Anak merasakan haus akan informasi dan pengetahuan. Makanya tidaklah mengherankan bila anak sering bertanya ini dan itu. Bersyukurlah kita ketika anaknya melewati masa bertanya. Masa ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Bahkan menurut para ahli, jika anak kita kurang suka bertanya, maka orangtua harus memancing supaya anak banyak bertanya.
Masa-masa bertanya akan menentukan kepandaian anak kelak. Semakin sering orang tua mengajak anak berdialog, akan membuat buah hati semakin kritis dan kreatif. Jiwa yang kritis akan menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi cerdas dan pemberani. Oleh karenanya, bila kita tidak memberikan respon positif terhadap pertanyaan anak, sama artinya kita telah menumpulkan sikap kritis dan kreativitasnya secara perlahan. Padahal dengan bertanya, rasa ingin tahu anak akan tersalurkan. Kondisi ini merupakan stimulan untuk mengembangkan proses berpikirnya. Saat-saat inilah merupakan saat terbaik untuk mengembangkan pengetahuan pada anak,karena dalam kondisi ini otak anak sedang terbuka. Ketika rasa ingin tahunya besar, maka informasi akan tersimpan sangat kuat. Agar potensi anak juga terarah dengan baik maka orang tua harus bijak mengarahkannya. Berbagai pertanyaan dari anak sebaiknya dijawab sesuai dengan kemampuan berpikirnya.
Bagaimana kl yang ditanyakan anak itu pertanyaan tentang seksualitas??? Biasanya apa yang dirasakan bunda2 atau ayah di rumah?
Banyak yang belum PD berbicara seksualitas dengan anak ya, mungkin karna masih banyak yang beranggapan bahwa itu tabu dibicarakan dengan anak
Jadi bagaimana dong cara menghadapi dan menjawab pertanyaan2 anak mengenai seksualitas? Yuk bunda2 kita belajar bersama bagaimana ketika anak bertanya mengenai seksualitas dan FAQ anak.
saya share materi hasil diskusi kelompok 10 ya
1⃣Bunda Rusna Meswari
saya mau bertanya untuk kelompok 10
1. berapa banyak kah pertanyaan yang diajukan anak2
2. ada batasankan dalam menjelaskan terkait seksualitas kepada anak2 dan bagaimana menghadapinya?
terima kasih 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Jawab :
1. Anak-anak biasanya memiliki banyak pertanyaan kadang tidak terbatas rasa ingin tahunya. Biasanya bertambah usia bertambah hal-hal yang ingin mereka ketahui.
2. Batasan untuk menjelaskan sejauh mana ketika anak bertanya mengenai seksualitas adalah dengan melihat umur anak sehingga kita bisa mengetahui tingkat pemahamannya. Ketika anak bertanya mengenai seksualitas maka :
💡Tetap tenang , kuasai diri, jangan panik apalagi dimarahi. Sehingga anak akan terbuka mengenai seksualitas kepada orang tuanya
💡Mengecek atau tanya balik seberapa jauh pengetahuannya tentang hal yang dia tanyakan dan sumber informasi yang telah dia dapatkan
💡Terbuka dan jujur tidak mengarang atau bohong yaitu mengatakan hal yang kita rasakan ketika anak bertanya.
💡Menggunakan Bahasa yang sederhana, yang dipahami anak sesuai istilah atau nama yang benar. Contoh sebut saja penis atau vagina jangan diganti burung atau anu seperti hal yang tabu.
💡Berikan jawaban secukupnya, tidak lebih tidak kurang
💡Bisa menggunakan media buku, gambar, atau internet saat menjelaskan tapi tetap didampingi.
💡Ganti topik setelah anak paham.
💡Akui jika tidak tahu dan ajak anak untuk mencari tahu bersama
Pertanyaan dari Mama Una, silakan mama Una bila ada tanggapan
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: saya.. ada bunda
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: baiknya jumlah itu berapa ya? apakah bisa di ukur?
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: misalnya anak yg baik dan cerdas sehari berapa banyak..
[19/8 11.16] +62 823-3291-1099: waktu itu pernah baca artikel kalo gak salah yg baik 473/ hari.. makanya saya hendak bertanya dan mungkin ada referensi atau wawasan lain 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
[19/8 11.26] +62 852-1815-7768: Pertanyaan anak mengenai seksualitas atau hal lainnya batasannya bukan jumlah tapi apa tujuan anak bertanya. Apakah esensi pertanyaannya mencari dan mengeksplor sesuatu yang mereka ingin ketahui atau hanya mencari perhatian
[19/8 11.27] +62 852-1815-7768: Anak yang suka bertanya namun hanya mengulang pertanyaan tanpa bertanya lebih mendalam, bukanlah termasuk anak yang kritis. Karena anak yang kritis tidak sekedar bertanya, tetapi juga membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Kemampuannya dalam menganalisa menyebabkan tidak menerima begitu saja apa yang dikatakan oleh orang tua, dewasa dan orang yang lebih tua darinya. Namun ia akan berani untuk bertanya lebih detail lagi.
[19/8 11.31] +62 852-1815-7768: Pengalaman beberapa orang tua di rumah kadang anak itu banyak bertanya memang mereka sedang penasaran akan sesuatu. Tapi bisa jadi hanya meminta perhatian Ayah atau Bundanya dengan bertanya hal sama. Tapi apapun pertanyaan anak mau itu mencari informasi atau sekedar meminta perhatian orang tua perlu meluangkan waktu menjawab pertanyaan anak
[19/8 11.35] +62 857-0686-9791: Setuju saya teh @Kurniawati Purnama Dewi . Memang orang tua harus lebih care kepada anak. Jangan karena banyak bertanya dikatain banyak omong atau cerewet.
Kita sebagai orang tua harus bijak 🥰
[19/8 11.38] +62 852-1815-7768: mencari tahu bersama bund salah satu yang bisa kita lakukan bersama anak ketika kita kewalahan menjawab pertanyaan anak2😊
Suatu hari ketika liburan dan menginap di sebuah hotel bunda Ana dan putranya Fadli yang berusia 5 tahun naik ke sebuah lift bersama beberapa tamu lain. Di dalam lift yang berisi tamu laki-laki dan perempuan Fadli tampak memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Lalu tiba-tiba Fadli bertanya kepada Ibunya
Fadli : Bunda kenapa dada perempuan besar dan dada laki-laki rata?
Bunda Ana agak terkejut dan sedikit malu mendengar pertanyaan Fadli. Namun dengan tenang bunda Ana menjelaskan kepada Fadli.
Bunda Ana : Itu karena perempuan memiliki payudara sedangkan laki-laki tidak. Payudara terdiri dari jaringan lemak, pembuluh darah, dan saluran susu. Perempuan memiliki payudara karena suatu saat seorang perempuan akan hamil dan mempunyai bayi dan harus menyusui bayinya .
Sampai tiba di lantai 4 Bunda Ana dan Fadli sudah sampai di lantai tempat kamar hotelnya berada dan bersiap keluar. Para penumpang lift yang mendengar penjelasan bunda Ana terlihat kagum dengan penjelasan bunda Ana.
Bunda2 pernahkah berada disuatu kondisi seperti ini?
Tidak apa-apa yang bund anak2 memang sedang senang mengeksplor sesuatu itu sangat normal
*Kenapa anak banyak bertanya?*
Setiap orang tua pasti pernah merasakan masa-masa ketika anaknya senang bertanya. Bertanya- tentang hal apa saja, yang anaknya ingin tanyakan. Bila jawaban yang diperoleh dirasa belum puas maka anak akan terus bertanya sampai ia benar-benar merasa puas. Adakalanya orangtua merasa kesal, tidak sabar bahkan bisa memarahi anak kalau anaknya bolak-balik bertanya. Atau ada juga yang bilang kalau anaknya itu cerewet atau bawel.
Proses bertanya merupakan fitrah bagi kehidupan seorang anak. Hal ini dikarenakan pada masa pertumbuhannya, sel-sel neuron otak anak tidak begitu saja menelan setiap informasi. Dia selalu mempertanyakan sebelum disimpan lekat dalam file memorinya.
Anak yang banyak bertanya sebetulnya karena ia memiliki segudang rasa keingintahuan tinggi akan berbagai hal. Pada masa ini perkembangan otaknya sangat pesat. Anak merasakan haus akan informasi dan pengetahuan. Makanya tidaklah mengherankan bila anak sering bertanya ini dan itu. Bersyukurlah kita ketika anaknya melewati masa bertanya. Masa ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Bahkan menurut para ahli, jika anak kita kurang suka bertanya, maka orangtua harus memancing supaya anak banyak bertanya.
Masa-masa bertanya akan menentukan kepandaian anak kelak. Semakin sering orang tua mengajak anak berdialog, akan membuat buah hati semakin kritis dan kreatif. Jiwa yang kritis akan menjadikan anak tumbuh menjadi pribadi cerdas dan pemberani. Oleh karenanya, bila kita tidak memberikan respon positif terhadap pertanyaan anak, sama artinya kita telah menumpulkan sikap kritis dan kreativitasnya secara perlahan. Padahal dengan bertanya, rasa ingin tahu anak akan tersalurkan. Kondisi ini merupakan stimulan untuk mengembangkan proses berpikirnya. Saat-saat inilah merupakan saat terbaik untuk mengembangkan pengetahuan pada anak,karena dalam kondisi ini otak anak sedang terbuka. Ketika rasa ingin tahunya besar, maka informasi akan tersimpan sangat kuat. Agar potensi anak juga terarah dengan baik maka orang tua harus bijak mengarahkannya. Berbagai pertanyaan dari anak sebaiknya dijawab sesuai dengan kemampuan berpikirnya.
Bagaimana kl yang ditanyakan anak itu pertanyaan tentang seksualitas??? Biasanya apa yang dirasakan bunda2 atau ayah di rumah?
Banyak yang belum PD berbicara seksualitas dengan anak ya, mungkin karna masih banyak yang beranggapan bahwa itu tabu dibicarakan dengan anak
Jadi bagaimana dong cara menghadapi dan menjawab pertanyaan2 anak mengenai seksualitas? Yuk bunda2 kita belajar bersama bagaimana ketika anak bertanya mengenai seksualitas dan FAQ anak.
saya share materi hasil diskusi kelompok 10 ya
1⃣Bunda Rusna Meswari
saya mau bertanya untuk kelompok 10
1. berapa banyak kah pertanyaan yang diajukan anak2
2. ada batasankan dalam menjelaskan terkait seksualitas kepada anak2 dan bagaimana menghadapinya?
terima kasih 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Jawab :
1. Anak-anak biasanya memiliki banyak pertanyaan kadang tidak terbatas rasa ingin tahunya. Biasanya bertambah usia bertambah hal-hal yang ingin mereka ketahui.
2. Batasan untuk menjelaskan sejauh mana ketika anak bertanya mengenai seksualitas adalah dengan melihat umur anak sehingga kita bisa mengetahui tingkat pemahamannya. Ketika anak bertanya mengenai seksualitas maka :
💡Tetap tenang , kuasai diri, jangan panik apalagi dimarahi. Sehingga anak akan terbuka mengenai seksualitas kepada orang tuanya
💡Mengecek atau tanya balik seberapa jauh pengetahuannya tentang hal yang dia tanyakan dan sumber informasi yang telah dia dapatkan
💡Terbuka dan jujur tidak mengarang atau bohong yaitu mengatakan hal yang kita rasakan ketika anak bertanya.
💡Menggunakan Bahasa yang sederhana, yang dipahami anak sesuai istilah atau nama yang benar. Contoh sebut saja penis atau vagina jangan diganti burung atau anu seperti hal yang tabu.
💡Berikan jawaban secukupnya, tidak lebih tidak kurang
💡Bisa menggunakan media buku, gambar, atau internet saat menjelaskan tapi tetap didampingi.
💡Ganti topik setelah anak paham.
💡Akui jika tidak tahu dan ajak anak untuk mencari tahu bersama
Pertanyaan dari Mama Una, silakan mama Una bila ada tanggapan
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: saya.. ada bunda
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: baiknya jumlah itu berapa ya? apakah bisa di ukur?
[19/8 11.15] +62 823-3291-1099: misalnya anak yg baik dan cerdas sehari berapa banyak..
[19/8 11.16] +62 823-3291-1099: waktu itu pernah baca artikel kalo gak salah yg baik 473/ hari.. makanya saya hendak bertanya dan mungkin ada referensi atau wawasan lain 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
[19/8 11.26] +62 852-1815-7768: Pertanyaan anak mengenai seksualitas atau hal lainnya batasannya bukan jumlah tapi apa tujuan anak bertanya. Apakah esensi pertanyaannya mencari dan mengeksplor sesuatu yang mereka ingin ketahui atau hanya mencari perhatian
[19/8 11.27] +62 852-1815-7768: Anak yang suka bertanya namun hanya mengulang pertanyaan tanpa bertanya lebih mendalam, bukanlah termasuk anak yang kritis. Karena anak yang kritis tidak sekedar bertanya, tetapi juga membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Kemampuannya dalam menganalisa menyebabkan tidak menerima begitu saja apa yang dikatakan oleh orang tua, dewasa dan orang yang lebih tua darinya. Namun ia akan berani untuk bertanya lebih detail lagi.
[19/8 11.31] +62 852-1815-7768: Pengalaman beberapa orang tua di rumah kadang anak itu banyak bertanya memang mereka sedang penasaran akan sesuatu. Tapi bisa jadi hanya meminta perhatian Ayah atau Bundanya dengan bertanya hal sama. Tapi apapun pertanyaan anak mau itu mencari informasi atau sekedar meminta perhatian orang tua perlu meluangkan waktu menjawab pertanyaan anak
[19/8 11.35] +62 857-0686-9791: Setuju saya teh @Kurniawati Purnama Dewi . Memang orang tua harus lebih care kepada anak. Jangan karena banyak bertanya dikatain banyak omong atau cerewet.
Kita sebagai orang tua harus bijak 🥰
[19/8 11.38] +62 852-1815-7768: mencari tahu bersama bund salah satu yang bisa kita lakukan bersama anak ketika kita kewalahan menjawab pertanyaan anak2😊

Komentar
Posting Komentar